Bila Ingin-jadi-orang-besar-harus-siap-cobaan-besar

Belajar dari beberapa biografi orang sukses skala internasional, nasional maupun local dan ketika mereka mempersiapkan diri mereka menjadi orang besar sebenarnya mereka juga sudah siap untuk memperoleh cobaan besar dari Allah.

Orang besar mana tidak Allah uji dengan ujian besar, dipastikan mereka telah mengalami pergolakan batin, cacian, hina, fitnah dan kezhaliman di atas rata-rata manusia itulah konsekuensi menjadi orang besar. Ketika diuji di atas rata-rata maka jangan cepat mundur dari ring pertarungan karena Allah sedang membentuk karakter kita dan ingatlah para pemimpi besar dengan ungkapan Allah dalam Al-Quran menjelaskan tidak sesuatu yang terjadi tanpa sepengetahuan-Nya, tidak yang terjadi di dunia secara kebetulan, sudah Allah tuliskan apa yang terjadi pada kita dalam Lauh-Mahfuzh-Nya dan Allah mencintai hamba-Nya yang bersungguh-sungguh.

Untuk menjadi orang besar tidak mudah, perlu pengorbanan besar seperti bekerja extra ordinary, siap hinaan yang dahsyat, dan harus mendekatkan diri juga pada Allah di atas maksimal bukan seperti orang biasa. Namanya juga orang luar biasa jadi otomatis semua harus besar baik dalam segi positif maupun negative.

Tapi jangan takut menjadi orang besar gara-gara akan diuji, dihina, dicaci atau difitnah dengan yang besar pula. Lewat itu semua semakin pemimpi besar terlihat pesona dan berlian di hadapan khalayak umum. Bayangkan orang besar tapi tidak pernah mengalami iradah Allah dengan skala besar maka makna perjuangan tidak akan gergetan dan tidak memiliki nilai history. Bahkan ujian besar itu pula bisa menjadi referensi dan inspirasi bagi setiap manusia.

Dengan warna-warni itu pula orang besar memahami hakikat arti perjuangan, kehidupan, harapan, kesabaran dan keikhlasan menjadi cantik bahkan gagah. Jika boleh meminjam kalimat seorang yang menyatakan “Hanya Orang Terpuji Yang Akan Diuji”.

Sesungguhnya seperti itulah cobaan Allah berikan pada kita hanya ingin melihat kita apakah sudah layak, pantas, dan pas untuk menjadi orang besar jika telah teruji standarisasi berbulan-bulan maupun bertahun untuk menjadi orang besar maka Allah luluskan kita. Menjadi manusia penuh keindahan, penuh keberkahan dan penuh kenikmatan.

Lulus saja tidak cukup menjadi orang besar karena harus selalu upgrade dan loading kepantasan tersebut setiap detik maupun waktu, karena tanpa adanya penambahan keahlian, ilmu, kedekatan diri dengan Allah dan berbagi di lingkungan bisa-bisa stereotype besar ter-reduce dengan lingkungan maupun lahirnya orang besar baru.

Bagaimana sudah siapkah kita untuk menjadi orang besar di negara penuh kekayaan alam dan minim sumber manusianya. Jika siap mari kita pantaskan diri baik dari segi financial, waktu, ilmu, networking dan iman. Sehingga kita bisa bergabung di garis-garis orang-orang besar. Esensinya bergerak dengan action yang besar dan memiliki dampak besar pula dengan lingkungan sekitar. Kenapa umat muslim harus menjadi orang besar karena Tuhan kita menyukai manusia memiliki visi dan misi besar dibandingkan manusia kerdil impiannya.

Yuk jangan pernah ragu, takut apa lagi bimbang menyatakan siap untuk menjadi orang besar sesuai dengan profesi, hobi dan garapan yang kita cintai. Teruslah asah mimpi menjadi orang besar kalau bisa letak mimpi besar di depan kepala, hati dan dalam doa kita. Insya Allah apapun kita lakukan dengan cinta, ikhlas dan sabar akan membawa kita pada garda orang besar yang diberkahi serta diridhai Allah, Allahuma Aamiin.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s