sosok individu yang profesional dalam hidup:

Beberapa hal yang seharusnya menjadikan jiwa seorang muslim mampu tampil sebagai sosok individu yang profesional dalam hidup:

1. Pemahaman akan Islam itu sendiri
Islam beserta hukum-hukumnya menuntut profesionalisme dalam menjalankannya, oleh karena itu seharusnya aktivitas ibadah mampu menjadikan sosok muslim tampil sebagai individu yang profesional.

Ibadah menuntut kedisiplinan, vitalitas dan kemampuan yang profesional dalam menjalankannya. Pemahaman seseorang terhadap Islam, kemudian diikuti dengan pelaksanaan ibadah yang rutin di dalam kehidupannya akan menjadikan seseorang mampu memiliki profesionalisme Islami yang baik.

Seorang yang paham akan Islam seharusnya adalah sosok yang paling profesional dalam bekerja, berbisnis, berdakwah, berkarir dan sebagainya.

Profesionalisme mencakup seluruh aspek kehidupan, tidak hanya terbatas pada pekerjaan semata-mata. Seorang yang memahami ajaran Islam dengan juga seyogyanya memiliki profesionalisme dalam mengatur waktunya. Mana waktu untuk bekerja, belajar, istiraha, berdakwah dan sebagainya.

2. Ibadah yang khusyuk dan baik juga akan melahirkan sifat profesionalisme Islami
Khusyuk dalam ibadah memiliki implikasi tersendiri bagi kehidupan orang bersngkutan. Ibadah yang khusyuk seperti shalat, dzikir dan sebagai akan mendidik jiwa seseorang tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang profesional dalam segala aspek kehidupan.

Terutama dalam hal pengaturan waktu, karena seseorang tersebut akan merasakan betapa kewajiban yang ada lebih banyak dibanding waktu yang tersedia.

Profesional dalam memberikan pelayanan kepada orang lain, karena ia merasa bahwa setiap pekerjaan maupun jabatan yang ia duduki merupakan amanah dari Allah SWT, sehingga ia akan berupaya semaksimal mungkin untuk tumbuh menjadi sosok yang profesional dalam menjalankan amanah-amanah tersebut.

3. Memahami pentingnya manajemen waktu
Seorang muslim yang mengetahui pentingnya manajemen waktu akan mengatur waktunya sebaik-baiknya sehingga tidak ada yang sia-sia dalam kehidupannya.

Semuanya akan dijalankan secara profesional, efektif dan tidak ada yang dikecewakan.

Demikian juga dalam melayani orang lain, sifatnya akan profesional karena ia mengetahui betapa waktu yang diberikan kepada dirinya untuk menjalankan suatu amanah merupakan kesempatan berharga untuk dirinya melakukan berbagai amalan baik untuk orang lain.

Profesionalisme Islami diharapkan mampu lahir dari orang-orang seperti misalnya:

1. Pejabat muslim
2. Guru muslim
3. Pegawai muslim
4. Dai
5. Pebisnis muslim
6. Dan sebagainya.

Semua profesi hendaknya dilakukan dengan profesionalisme Islami sehingga tidak ada orang-orang yang merasa dirugikan dengan tindakan ketidak profesionalan.

Para public figure dan kalangan profesional yang bekerja secara tidak profesional biasanya akan sangat meresahkan masyarakat. Hal ini biasanya disebabkan karena kurang memahami bahwa jabatan dan profesi adalah amanah dari Allah SWT. Orang yang mampu profesional dalam profesinya biasanya juga diawali dari profesional dalam aktivitas kehidupannya.

Semangat profesionalisme Islami harus dihadirkan di dalam diri seorang muslim agar citra Islam semakin baik di tengah ummat. Faktanya, saat ini banyak orang Islam yang tidak profesional sehingga merusak citra agamanya sendiri, wallahu alam.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s