Idul Adha & Qurban – Penjelasan Permasalahan Idul Adha & Qurban

Bismillah, tak terasa sebentar lagi kita akan menyambut hari raya Idul Adha yang Insya Allah jika tidak ada perubahan dan perdebatan lagi akan jatuhnya hari raya I’dul Adha 1433 Hijriah thn 2013. Gema-gema takbir akan kita dengar lagi diseluruh penjuru negeri, kegembiraan akan kita sambut kembali.

Selain kegembiraan dalam menyambut hari raya Idul Adha, ternyata masih banyak beberapa permasalahan yang sering menjadi pertanyaan. Baik seputar Shaum Arafah, takbir dan Qurban.

Izinkan saya mencoba untuk sedikit mengangkat permasalahan tersebut dan memberikan penjelasan seputar hal yang menyangkut hari Raya Idul Adha ini.
Penjelasan Permasalahan Di Dalam Idul Adha + Qurban

idul adha
Bagaimana penjelasan tentang Shaum Arafah?

Dari Abi Qatadah, ia berkata : Rasulullah SAW telah bersabda: “Shaum ‘arafah dapat menutupi (dosa) dua tahun. Satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang. Sedangkan shaum ‘asyura dapat menutupi (dosa) satu tahun yang lalu.” (H.R. al-Jamaah)

Ada yang bertanya, apakah shaum hari arafah dilakukan dalam 2 hari? Tidak, shaum hari arafah hanya dilakukan 1 hari saja sebelum hari raya Idul Adha.
Bagaimana pelaksanakaan Takbir pada hari Raya Idul Adha?

Menurut al-Hafizh dalam (kitab) Fathu al-Bari : “Dalam hal tersebut tidak ada satupun hadist Nabi SAW, dan yang paling shahih dalam hal ini adalah riwayat dari sahabat yaitu ‘Ali dan Ibnu Mas’ud, bahwa takbir itu di mulai dari subuh hari ‘Arafah sampai ashar hari akhir Mina.” (Nailu al-Authar, 3: 358)

Apakah setiap Muslim dianjurkan berkurban?

qurban

Dari Abi Hurairah r.a, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang mempunyai kemampuan tetapi ia tidak berqurban, maka janganlah sekali-kali ia menghampiri tempat shalat kami.” (HR. Abu Dawud)

Rasulullah SAW bersabda : “Wahai manusia! Sesungguhnya atas setiap keluarga setiap tahun hendaklah berkurban.” (HR. Abu Dawud)

Allah SWT berfirman : “Dan bagi tiap-tiap umat telah kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah di rizikikan Allah kepada mereka…” (QS. Al-Hajj: 34)

Dari 2 hadist dan 1 ayat Al-Qur’an diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa pelaksanaan Qurban itu dianjurkan untuk umat muslim yang MAMPU! Jika sahabat sudah merasa mampu, maka berkubanlah!
Adakah hal yang harus dihindari pada 10 hari Dzulhijah?

Dari Ummu Salamah, ia mamarfu’kannya, dan beliau bersabda: “Barangsiapa memiliki hewan yang akan disembelih untuk qurban, apabila telah masuk sepuluh (hari pertama bulan Dzulhijjah), maka janganlah sedikit pun ia menyentuh (memotong) rambut (bulu)nya dan mengupas kulitnya.” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Dawud).

Dalam lafazh yang lain: “Hendaklah ia menahan diri dari memotong rambut dan kukunya”.

Maksudnya adalah orang yang ingin berkurban hendaklah jangan memotong rambut/bulu/kuku maupun mengupas kulit yang ada pada dirinya mulai dari tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan qurbannya disembelih.
Bagaimana tentang waktu Menyembelih hewan Qurban?

Dan menurut riwayat Bukhari : “Siapa yang menyembelih sebelum shalat, maka hanya menyembelih untuk dirinya sendiri, dan siapa yang menyembelih setelah shalat, maka sempurnalah qurbannya, dan sesuai dengan sunnah muslimin” (Nailu al-Authar:5 :140)

Dari Zubair bin Muth’im, dari Nabi SAW, beliau bersabda : “Seluruh hari tasyriq adalah waktu untuk menyebelih (qurban).” (HR. Ahmad)

Dari Ali r.a, berkata : “Hari-hari menyebelih itu ialah hari ‘Idul Adha dan tiga hari sesudahnya.” (Nailu al-Authar: 5:142)

Maksudnya siapa saja yang menyembelih pada waktu sebelum shalat Idul Adha, maka ia menyembelih hanya untuk dirinya sendiri dan tidak mengikuti sunnah.

Jadi waktu yang tepat untuk menyembelih hewan Qurban adalah setelah shalat Idul Adha sesuai dengan sunnah muslimin.

Dan juga waktu yang diperbolehkan atau dicontohkan untuk menyembelih hewan qurban adalah pada hari Idul Adha dan tiga hari setelah Idul Adha.
Bolehkah hewan yang cacat dijadikan Qurban?

Dari Bara bin Azib, ia berkata, Rasulullah SAW telah bersabda : “Empat (cacat) tidak boleh dipakai qurban: juling yang benar-benar juling, sakit yang benar-benar sakit, pincang yang benar-benar pincangnya dan hewan yang sudah tua yang tidak bersumsum lagi.” (HR. Imam yang Lima)

Jadi ketika kita memilih hewan qurban janganlah yang mempunyai cacat seperti yang sudah dijelaskan pada hadist diatas. Lebih baik cari hewan qurban yang benar-benar sehat artinya hewan pilihlah yang dirawat dengan baik dan gemuk.

Jangan juga kita mengambil hewan qurban betina yang masih produktif atau sedang mengandung. Walau tidak ada larangan yang menjelaskan untuk tidak menyembelih hewan betina.
Bagaimana tentang usia hewan qurban?

Dari Jabir, ia berkata bahwa Rasulullah SAW telah bersabda : “Janganlah kamu menyembelih (hewan qurban), kecuali yang MUSINNAH sekiranya tidak susah atas kamu (dan jika susah) semebelihlah kambing (Jadz’ah).” (HR. Abu Daud)

Maksudnya MUSINNAH pada hadist diatas adalah hewan yang sudah cukup umur alias sudah dewasa. Jika unta sudah berumur 5 tahun masuk ke 6 tahun, sapi berumur 2 tahun masuk ke 3 tahun dan kambing/domba berumur 1 tahun.
Bolehkah qurban dengan hewan yang dikebiri?

Dalam riwayat Ahmad dan at-Tirmidizi ada diriwayatkan dari Siti Aisyah, bahwasanya Rasulullah pernah berqurban dengan dua kibasy (kambing) yang gemuk, bertanduk dan telah dikebiri (mawjuain).

Diperbolehkan berqurban hewan yang telah dikebiri, namun kita tidak mengetahuinya saat membeli dan baru tahu setelah membeli hewan tersebut. Jangan disengaja mengebiri hewan.
Bagaimana dengan memakan daging Qurban?

Allah SWT berfirman: “…kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur.” (QS. al-Hajj: 36)

Dari Ibnu ‘Umar, dari Nabi SAW beliau bersabda : “Janganlah sesorang memakan daging qurbannya lebih dari tiga hari” (HR. Muslim, 2:183)

Maksudnya pada tahun tersebut di jaman Nabi SAW, kondisi sedang banyak yang membutuhkan sehingga Nabi SAW mengatakan kepada seluruh pengikutnya untuk tidak memakan dari qurbannya lebih dari tiga hari.

Namun hanya pada saat kondisi seperti itu saja, seperti pada keterangan dibawah ini:

Dalam satu riwayat Muslim, mereka berkata (sabda Nabi SAW) : “Kami melarang memakan daging qurban lebih dari tiga hari,” kemudian sabdanya (lagi): “Sesungguhnya kami melarang kamu, disebabkan banyak pengunjung yang datang, adapun sekarang silahkan makan, simpan dan sedekahkanlah!” (HR. Muslim)

Dari Tsauban, ia berkata: “Rasulullah SAW telah meyembelih qurbannya kemudian beliau berkata : “Wahai Tsauban! Uruslah daging qurban ini!”, maka aku senantiasa memberikannya sampai beliau tiba di Madinah.” (HR. Muslim)

Bolehkah menjual kulit hewan qurban?

Dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata : “Rasulullah SAW telah memerintahkan kepadaku untuk mengurus unta (qurbannya) serta menyedekahkan dagingnya, kulitnya dan pakaiannya dan jangan memberikan sedikitpun daging qurbannya kepada (orang) yang menyembelihnya (sebagai upah menyembelih).” Ali berkata: “Kami sudak memberinya (upah) dari kami sendiri.” (HR. Bukhari Muslim)

Dan menurut riwayat imam Ahmad : “Dan janganlah menjual daging hadyu atau qurban, makanlah, sedekahkanlah dan manfaatkanlah kulitnya, dan jangan dijual.”

Maksudnya kita tidak diperbolehkan untuk menjual apapun bagian dari hewan yang telah di qurbankan, lebih baik makanlah, sedekahkan, dan manfaatkan kulitnya.

Itulah beberapa jawaban mengenai beberapa pertanyaan permasalahan mengenai Idul Adha dan Qurban yang biasa kita temui. Semoga saja dengan adanya penjelasan diata dapat menambah pengetahuan kita semua mengenai apa-apa saja yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya pada saat Idul Adha dan Qurban.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s