Pemikiran Talmud itu telah diterapkan oleh mereka pada kita

saat ini,
Pemikiran Talmud itu telah diterapkan oleh mereka pada kita
telah kita rasakan,

Mereka telah jadikan kita isteri Aladin yang siap memoles menjadi apa saja!!

Mereka telah berikan hadiah palsu yang dipoles hingga nampak indah, mempesona, bagai mutiara

Ada orang bilang:

“ Bagiku coretan bukanlah tulisan puitis tanpa makna

Terasa menggelora saat dibaca dan dimaknai namun hilang terbawa angin saat kita tinggalkan.

Aku mulai dari sini, dari hati menuju mulut dan kata-kata hingga pedang sebagai tanda Iman.

Bukan hilang diterpa angin kehidupan layaknya kata motivator terbaik di negeriku

Namun wahyu ilahi selalu membekas saat kita disini, disina dalam ruang dan waktu yang berbeda

di ujung dunia sana, sini menuju ruh langit-langit itu.

Satu niat syahid akhirat bukan syahid dunia

Syahid dengan harapan bertemu wajah tuhan

Syahid yang selamat dari keadilanNya saat pengadilan pertama kali dari seluruh mahluk

Bukan ingin disebut pahlawan, untuk ahli sedekah atau ahlu penghafal kitab suci.

Bukan, bukan , bukan kawan!!! bukan itu.

Karena malaikat atas izinNya akan membuka inti hati kita, niat kita di tiap langit satu sampai tingkat ketuju.

Bukan menuju wajah-wajah senyum manusia disini dan disana

Tapi wajah tuhan dan bidadari bermata jeli sebagai hadiahnya.

Dari sini wahai kawan,

dari ilmu dan niat

menuju satu inci loangkah kedepan karena Iman

Wahai kawan,

Kita lihat diri kita sendiri

Kita lihat keluarga kita

Kita lihat umat kita

Kita tambah ilmu kita

Kita luruskan niat kita

Musuh ada dimana- mana

Musuh itu kawan,

Ada dalam diri ini, nafsu kita yang jahat

Kebodohan kita terhadap ayat kauniyah yang ada disekitar kita

Penanda-penanda dan isyarat tuhan pada kita

untuk berbuat sesuatu dan menyadarkan

Namun jangan lupa

Kita masih saudara seiman kawan

Kita buktikan hal ini, mari!!

Ayo kawan!!melangkah!!

sekarang, sebisamu,

dengan mulut, hati , pedang dan pena!!

Itu kawan, mereka telah menyerang kita,

dari dalam, racun yang cepat menyebar itu kawan,

Konspirasi, kebodohan, game, playstation, dan tipuan-tipuan itu.

Sadar, buka mata, hati kita?

Akan datang waktunya giliran kita,

Palestina telah melawan

Bersiaplah pasang badan kawan!!

Ini ayat!! penanda tuhan dalam diri kita !!

Maafkan,

aku juga baru sadar

Nampaknya kita hampir terlambat kawan

Bukan itu lagi,

Tapi ini, ini kawan, telah masuk dalam aliran darah kita

Mereka dari timur tengah namun mereka telah di nash dalam kitab kita sebagai musuh kita

Mereka lakukan segala cara,

Mereka ambil dari kitab kita sesuai seleranya

Memutar balikkan fakta

Apa masalahnya kawan,

Saat ini, kita bangga dengan makanan racun,

Mereka bangsa yang memproduksi racun itu kawan,

Kita juga ikut-ikutan.

Rokok, Rokok!!

itu racun kawan, kita bukan ikut-ikutan latah kawan!!

Pabrik itu ada disana,namanya pabrik rokok, terbesar

kita disuruh pakai, kita dikondisikan pakai, kita dibodohi dengan sajian seolah-solah itu baik.

Mereka bangun pabrik rokok terbesar didunia namun kita sebagai bangsa pengkonsumsi rokok terbesar kawan.

Dengan jargon iklan dan eksotisme rakyat kita telah tertipu.

Namun mereka larang rakyatnya berhisap rokok, karena mereka ingin hancurkan kita dari dalam

Itu saja. Itu saja dulu

Lagi, ini lagi!!

Mereka larang kita pakai habbatusauda warisan rosulllah,

Dengan iklan dan eksotisme rakyat kita terbius nilai modern

vaksin bebas penyakit,

bohong, bohong itu kawan!!

Justru merekalah yang secara diam-diam memakainya kawan

Mereka diam- diam pakai habbatussauda di rakyatnya.

Karena ada sejuta manfaat disana

Mereka ingin pisahkan anak dari ibunya

Mereka ciptakan pabrik-pabrik susu agar ASI tidak dipakai,

Tapi

Diam-diam mereka menganjurkan rakyatnya menggunakan ASI

itu saja. Itu saja dulu.

Merenunglah dulu, pahamkan dulu untuk itu.

Carilah senyum pemilik langit.

Lagi!!

Kita diajari oleh nabi Muhammad SAW untuk mengajari anak kita:

Berenang, memanah dan berkuda. Ingatkan?

Mengapa kita biarkan anak kita candu rokok, game, playstation,

Hingga tidak sehat, hingga sakit, hingga bodoh , hingga berani dengan orangtua dan hal buruk lain pada hidupnya kawan.

Mau kamu, kita tidak mau kawan!!

Hidup hanya sekali kawan!!

Hidup mulia atau mati Syahid,

Hidup untuk setelah mati bukan hari ini

Karena mereka tidak percaya kematian dan akherat

Mari kita lawan !!

Lawan!! menuju kesyahidan

Sejak kecil mereka ajari apa itu fokus,

iya, fokus!!

Fokus meraih dunia dan menipu kita kawan!!

Mereka ajari anak mereka dengan memanah, menembak dan berlari

Ajaran kita kawan!!.

Namun,

Mereka buat iklan bahwa game menyennagkan kawan, siapa yang menikmati?

Anak-anak kita,

Tumbuhan kita 20 tahun kedepan kawan, harapan kita

iya harapan kita!!

Semua ada sebab dan akibat kawan.

Apa yang harus kita lakukan? Penyadaran dan perubahan.

Terakhir kawan,

dengarkan percakapn seorang peneliti dengan penanya:

Siapa negeri kotor itu? Apakah kebiasaan buruk bikin goblok itu.

Kata penanya.

Jawab peneliti, Ya

Lihatlah indonesia dengan jutaan penduduk, universitas, teknologi tidak ada yang dibanggakan.

Kata Peneliti.

Karena apa kawan!!

Karena kita telah meninggalkan ajaran kita sedikit demi sedkit tanpa sadar hinnga mereka mencuri emas kita.

Ingatkah bahwa dalam sebuah hadits Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda :

Kamu akan mengikuti perilaku orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke lubang biawak pun kamu ikut memasukinya. Para sahabat lantas bertanya, “Siapa ‘mereka’ yang baginda maksudkan itu, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Orang-orang Yahudi dan Nasrani.” (HR. Bukhari)

Mari kita kembali keajaran yang benar kawan.

Berjihad semampumu menuju ridoNya.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s