Khatimah

Keyakinan salafi bahwa mereka telah ada semenjak
nabi Adam AS, maka inilah golongan tertua didunia.
Tetapi setelah ditelaah sejarah kemunculan salafi,
maka terungkap salafi bermula dari da’wah Muhammad bin
Abdul Wahab yang mengambil madzhab Hanbali sebagai
sumber pemikirannya. Sehingga pernyataan bahwa salafi
telah ada sejak nabi Adam AS, merupakan sikap arogan
dan mau menang sendiri saja.

2. Kaum wahabi (yang merupakan awal da’wah salafi)
telah melakukan pembangkangan (bughat) kepada
kekhilafahan Utsmaniyah yang syah, dengan bantuan dana
dan senjata dari Inggris. Sikap ini sungguh
bertentangan dengan ajaran Rasulullah saw yang mulia,
untuk ta’at kepada Amirul mu’minin.

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan
taatilah Rasul, serta ulil amri diantara kalian. (Qs.
an-Nisaa’ [4]: 59).

3. Sikap kaum wahabi yang menentang kekhilafahan
Utsmaniyah, bertolak belakang dengan sikap salafi yang
tidak berani mengkritik dan mengungkapkan kemaksiaatan
penguasa sekuler yang tidak menerapkan hukum-hukum
Allah swt, hal ini dilakukan untuk kepentingan da’wah
mereka. Mereka lebih mengutamakan dunia dari pada
akhiratnya, padahal memberikan kritik kepada penguasa
sekuler merupakan bagian dari jihad.

Seutama-utamanya jihad adalah ucapan/menyampaikan
(kata-kata) yang haq di hadapan penguasa yang zalim.
[HR Ahmad, At-Tirmidzi dan Nasa’i].

4. Para tabi’in yang harus kita teladani kehidupannya,
mereka mengkritik penguasa dengan keras dan
terang-terangan, semisal kisah tabi’in Sa’id bin
Musayyab, Hasan Al-Basri, dll, merekalah
salafush-shalih yang asli. Sedangkan mereka-mereka
yang tidak berani mengkritik penguasa dan
mengungkapkan kemaksiaatan mereka, bermesraan, serta
membuat fatwa-fatwa yang sesuai dengan keinginan
penguasa, kemungkinan besar salafush-shalih (salafi)
palsu!

5. Saksikanlah aktifis da’wah dari Ikhwanul Muslimin,
Hizbut Tahrir, FIS Al-Jazair, Refaah Turki, Jama’at
Islami Sudan dan berjuta-juta aktifis Islam lainnya
yang memperjuangkan tegaknya Islam secara kaffah
dimuka bumi dan mengkritik kebijakan penguasa-penguasa
sekuler secara tegas dan terang-terangan, tetapi
mereka ditangkapi dan dibunuhi diberbagai belahan
dunia, mereka mengalami hal yang sama seperti yang
dialami para tabi’in yang tegas dan terang-terangan
mengkritik penguasa dizamannya. Kemudian bandingkanlah
dengan salafi yang berda’wah diberbagai negara dunia
secara aman, tenteram dan damai dibawah ketiak
penguasa-penguasa sekuler. Manakah diantara mereka
yang meneladani para tabi’in?, manakah yang mendekati
salafush-shalih?. Semakin jelaslah sekarang, mana yang
meneladani salafush-shalih yang dan mana yang bukan!
Wallahua’lam,

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s