Waktu Makan Sahur

Mohon jawaban pertanyaan dari Pak KH. A. Mustofa Bisri. Begini, Pak Kiai: pada waktu puasa, kadang-kadang saya makan sahur pukul sebelas malam, menjelang tidur. Padahal umumnya orang makan sahur setelah tengah malam, bahkan menjelang imsak. Sebetulnya mana yang benar? Atau kapan yang paling baik kita makan sahur?

Ferza Gautama – Jl. Ganesha, Kudus

Jawab:
Dik Ferza, seperti kita ketahui, agama kita itu sering disebut agama fitrah. Agama yang cocok dengan naluri kita. Agama yang tidak memberatkan kita, manusia. Salah satu contohnya ya kewajiban puasa itu. Coba perhatikan anjuran atau yang dianggap utama dalam puasa itu. Dalam puasa, bukan saja dianjurkan berbuka dan sahur; tapi malah disunnahkan untuk cepat-cepat berbuka dan mengakhirkan sahur. Seperti Sabda Rasulullah Saw.:

“Berbahagialah selalu orang-orang yang menyegerakan berbuka.” (HR. Muslim dari Sahl bin Sa’d r.a.)

“Umatku selalu di dalam kebaikan selama mereka bersegera berbuka puasa dan mengakhirkan makan sahurnya.” (HR. Ahmad)

Kalau dipikir-pikir ini kan memang “mempertimbangkan” naluri kita. Setelah lapar dan haus seharian, kita disuruh cepat-cepat berbuka. Dan agar kita lebih tahan berpuasa, kita dianjurkan mengakhirkan sahur.

Sahur jam 10 atau jam 11 malam ya boleh-boleh saja, tapi untuk persiapan siangnya, kan enakan sahur di akhir malam. Dapat kesunnahan lagi. Ya kan? Selamat Berpuasa Ramadhan.
KH. A. Mustofa Bisri
sumber

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s