Mutamakkin Billa

Mutamakkin Billa

Assalamu alaikum Wr. Wb.

Yth. Pengasuh pesantren virtual,

Saya berpendapat bau-bauan tidaklah membatalkan puasa. Saluran pernafasan berbeda dengan saluran pencernaan. Bau yg dibau lewat hidung, larinya ke paru-paru, bukan ke perut. Demikian sepengetahuan saya. Mohon tanggapan dari Bapak pengasuh Pesantren Virtual.

Wassalamu alaikum Wr. Wb.

Dedy

Jawab:
Cak Dedy, apa yg membatalkan puasa tidak hanya dikarenakan masuknya sesuatu ke dalam perut, saluran pencernaan, atau rongga dalam badan lainnya. Namun puasa itu, yg terutama, adalah ajaran untuk menahan diri (imsaak) dari apa saja yang menyenangkan nafsu. Seperti menghisap Vicks secara berlebihan. Berlebihan di sini jangan diartikan sebagai sesuatu yang negatif. Karena yang pakai Vicks itu toh orang yang sedang flu dengan maksud melegakan pernafasan (bukan suatu yang negatif). Tapi berlebihan di sini adalah adanya faktor kesengajaan dan terus terulang-ulang. Lain lagi, misalnya, dengan orang yang mencium bau roti, karena ia berada di dekat pabrik roti, puasanya tidak batal, selama keadaan menuntut ia berada di situ. Namun, jika ia sengaja mencium bau roti dengan cara menempelkannya ke hidungnya dengan sengaja, dan begitu ia menikmati apa yang dilakukannya itu, maka batallah puasanya.

Nah, demikian juga dengan Vicks. Karena penggunaan Vicks lazimnya ditempelkan ke hidung, disedot, dinikmati. Sama halnya dengan menghirup wewangian yang langsung ditempelkan ke hidung.
pesantrenvirtual.com

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s