Syukur

Bersyukurlah karena belum punya semua hal yang kau inginkan.
Jika sudah,apa lagi yang akan kau cari?

Bersyukurlah saat kau tidak tahu sesuatu,karena kau berkesempatan belajar

Bersyukurlah atas saat-saat sulit,
Pada masa itulah kau bisa berkembang

Bersyukurlah atas keterbatasanmu,keterbatasan itu memberimu kesempatan untuk jadi lebih baik

Bersyukurlah atas setiap tantangan baru,karena tantangan itu akan membuatmu lebih kuat dan berkarakter

Bersyukurlah atas kesalahan yang kau lakukan
Kesalahan memberimu pelajaran berharga

Bersyukurlah saat kau merasa letih dan jemu
Berari,kau sudah menemukan hal yang berbeda

Bersyukurlah atas masalah yang kau hadapi,dan masalah itu bisa jadi karuniamu.

Perbedaan bersabar dan bersyukur:

Bersabar adalah kemampuan kita untuk prosesnya satu. demi satu,sebuah proses yang bergerak secara dinamis ke satu titik yang menjadi tujuan kita.
Bersyukur adalah sebuah proses berhenti sebentar di setiap momen dan menikmati momen tersebut.kombinasi sabar dan syukur akan menghasilkan kebahagiaan yang luar biasa.

Bersyukur. Ternyata tidak terutama ditentukan oleh sesuatu yang kita dapatkan (faktor eksternal),tetapi lebih pada kondisi internal kita sendiri)

Kita sering melupakan bahwa kebahagiaan bukanlah berhasil mendapatkan sesuatu yang tidak kita punya,melainkan mengenali dan menghargai yang sudah kita miliki

”Yang sangat memengaruhi kenikmatan kita bukanlah sesuatu itu sendiri,melainkan kondisi internal kita pada saat kita mendapatkan sesuatu itu”

Rasa syukur juga akan sangat ditentukan oleh karakteristik diri anda sendiri yang akan sangat berbeda dengan rekan-rekan Anda yang lain.

Yang ada di dalam diri kitalah sebetulnya yang lebih menentukan kenikmatan yang akan kita terima dan pada akhirnya rasa syukur kita.
“Sebelum berdamai dengan dirimu sendiri kau tak kan pernah puas atas apa yang kau miliki”

Rasa syukur juga sangat bergantung pada seberapa besar usaha yang kita lakukan untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan.

Persoalannya,ada banyak sekali kenikmatan dari Allah yang kita dapatkan tanpa usaha apapun.ketiadaan usaha kita tersebut membuka peluang yang cukup besar bagi kita untuk menjadi kurang menghargai dan kurang bersyukur.

Itulah mengapa dunia ini dibuat secara berproses,dan mengapa Allah sering menunda mengabulkan permohonanan seseorang.

Semakin besar rasa syukur kita,semakin besar pula kenikmatan yang akan kita peroleh.

“Keberhasilan adalah mendapatkan yang kau inginkan kebahagiaan adalah menginginkan yang kau dapat”

SYUKUR:Pikirkan semua yang telah dimiliki,bukan yang diinginkan:

Mulailah dari tubuh kita,kemudian harta benda kita.

Hal-hal seperti ini sudah ada didepan kita selama ini,tetapi kita sering lupa untuk melihatnya.mengapa demikian?ini menunjukkan bahwa kita sebenarnya tidak. melihat dengan mata kita,tetapi dengan paradigma kita,dengan pikiran kita.

Masalahnya,pikiran kita sering dipenuhi oleh berbagai hal yang kita inginkan,bukan hal-hal yang telah kita miliki.

”Kita perlu menjaga agar keinginan kita tidak sepenuhnya menguasai diri kita sehingga kita melupakan hal-hal yang telah kita miliki”

”Bukan kebahagiaan yang membuat kita bersyukur,melainkan rasa syu kur kitalah yang membuat kita bahagia”

Mencapai kebahagiaan itu tidak mudah.bukan karena kebahagiaan itu jauh,tetapi. justeru karena semua alasan untuk menjadi berbahagia itu terletak sangat dekat dengan diri dan dalam kehidupan kita-sehingga sering tidak terasa dan sulit terlihat.

SYUKUR;Fokus pada kelebihan,bukan pada kekurangan:

Tanyakanlah pada orang-orang disekitar Anda,apa saja kelebihan yang anda miliki.

Beberapa hal yang sering menyebabkan kita tak dapat melihat kelebihan-kelebihankita:

Pertama:kita sering memfokuskan diri pada kekurangan-kekurangan kita

Kedua:kita sering beranggapan bahwa diri kita kurang beruntung dibandingkan dengan orang lain.padahal selalu saja diatas langit ada langit.
Nah,karena seringnya kita membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain kita jadi tidak bersyukur.kita selalu merasa diri kita kurang beruntung.Padahal,setip manusia selalu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Kesempurnaan seorang manusia adalah memiliki kelebihan dan kekurangannya sekaligus.

Bahkan sebuah sifat yang sama bisa menjadi kelebihan sekaligus kekurangan.
Contoh:Mandra dan Tukul t idak berfokus pada kekurangannya,bahkan memanfaatkan keunikannya tersebut sebagai sebuah nilai tambahnya.
Bahkan dalam manajemen SDM paling mutakhir,fokus perhatian sekarang telah beralih dari mengembangkan “kekurangan” menjadi mengembangkan “kelebihan”.

Mengembangkan kelebihan dan keunikan yang kita miliki dengan sungguh-sungguh. Adalah sebuah perwujudan rasa syukur yang paling tinggi

”Hari ini,Allah menghadiahkan 86.400 detik kepadamu.Sudahkah kau berterimakasih kepadanya?”

”Hitungan yang paling sulit dikuasai adalah menghitung karunia yang kita peroleh”

SYUKUR: Ketika mendapat rahmat,tanyakan,”mengapa saya?”

Kita sering lupa menanyakan pertanyaan tersebut saat kita mendapatkan rahmat.padahal rahmat yang kita terima lebih banyak dari musibah.

“Bad news is good news,good news is no news”

“Jika tak mampu bersyukur atas apa yang kau peroleh,bersyukurlah karena hal yang tak kau dapatkan”

Syukur: Ketika mendapat musibah,tanyakan,”pelajaran berharga apa yang bisa saya dapatkan dsri peristiwa ini?”

Suatu masalah atau musibah sebenarnya adalah sebuah rahmat terselubung.tugas kita membuka selubung masalah ini dan menemukan rahmat yang terkandung didalamnya.

2 penyebab masalah dalam hidup kita:

1.Kesalahan yang kita buat sendiri/tidak mematuhi hukum alam

Sang pensyukur selalu bersyukur di setiap keadaan.jiwa pengeluh senantiasa bersungut-sungut,bahkan saat ia berada di surga

If you loose,don’t loose the lesson

2.Faktor eksternal diluar diri kita

Allah memiliki dua cara untuk menurunkan rahmat dan anugerahnya
.Cara pertama adalah dengan memberikan kenikmatan dan kebahagiaan.
• cara ini berfungsi agar manusia bisa menikmati indahnya kehidupan.Namun,cara pertama tersebut tidak efektif untuk membuat kita kuat dan tumbuh secara spiritual.

Cara kedua dengan memberi masalah pada kita.
• Kesenangan jarang membuat orang belajar,kesenangan lebih sering membuat orang terbuai dan terlena.

”Jika satu-satunya doa dalam hidupmu adalah mengucapkan ‘terimakasih’ itu sudah cukup”

”Tidak ada yang gagal seperti halnya sebuah kesuksesan k arena kita tidak belajar dari kesuksesan”

SYUKUR: Bayangkan segala sesuatunya tidak ada

Pernahkah Anda menderita sakit gigi? Apa yang Anda rasakan pada saat itu? Menderita bukan? Sadarkah Anda bahwa sakit gigi yang sedang Anda derita itu sebenarnya hanyalah bagian terkecil dari nikmat yang diberikan Allah kepada Anda?

Sebuah rasa sakit,betapapun kecilnya,senantiasa menyadarkan kita akan betapa seringnya kita mengabaikan rahmat-rahmat kecil dalam hidup kita.Sebuah sakit menyadarkan kita bahwa kehilangan sesuatu yang kecil sekalipun dapat berarti besar bagi kita.

Allah memang maha besar.Kebesarannya ia tunjukkan dengan menciptakan hal-hal yang kecil,dengan segala ketelitian dan detailnya.Kitalah yang sering kali abai melihat hal-hal yang kecil,kita seolah-olah menganggap hal itu tidak ada.kita baru merasakannya saat hal kecil itu sudah tidak ada,sudah diambil dari sisi kita.

Tak pernah kita sadari bahwa yang kita terima jauh lebih baik daripada yang telah kita berikan,itu pun dengan harapan hidup kita jadi lebih kaya (Dierich Bonhoeffe)

Rasa syukur akan kita dapatkan ketika kehilangan.oleh karena itu,kehilangan dari sudut pandang ini boleh jadi merupakan suatu rahmat yang tersembunyi.kehilangan dengan demikian akan meningkatkan penghargaan kita kepada sesuatu.kehilangan akan meningkatkan rasa syukur dan apresiasi kita.oleh karena itu,kita akan lebih menghargai dan menikmati segala sesuatu justeru setelah kita mengalami kehilangan.

Contoh: nikmatnya sehat,pasangan hidup,pembantu dirumah,pekerjaan.

”Segala sesuatu baru kita rasakan artinya setelah semuanya terlambat.Ingatlah pepatah,pikir dahulu pendapatan,sesal kemudian tak berguna”

Walaupun untuk hal-hal kecil,bersyukurlah,dan kau akan mendapatkan yang lebih besar ( The Hausa of Nigeria)

”Methode ’kehilangan’ ini saya raskan sangat efektif.Untuk mensyukuri keberadaan keluarga saya”

SYUKUR:Masukilah Masa kini:

Seorang bijak suatu ketika ditanya, “siapakah menurut Anda yang bisa disebut sebagai orang suci?” Orang bijak ini menjawab, “setiap jam terbagi atas sejumlah detik,dan setiap detik ada bagian-bagiannya lagi.

Barangsiapa mampu memberikan perhatian penuh pada setiap bagian detik itu sungguh pantas disebut suci dan kalau itu berkelanjutan sampai akhir hidupnya,maka ia disebut orang yang mati suci.”

Cara terbaik untuk bersyukur adalah dengan memasuki masa kini dan merasakan setiap momen yang kita lalui.Hidup ini terdiri dari momen-momen.Dengan demikian menikmati hidup berarti menikmati setiap momen tersebut.

Ada tiga musuh kedamaian pribadi:

1.Penyesalan akan kesalahan kemarin

2.Kecemasan akan masalah esok,dan

3.Tidak adanya rasa syukur untuk hari ini.

Padahal,hanya hari inilah yang kita miliki.Hanya hari inilah yang real, yang nyata.Oleh karena itu,kegagalan menikmati hari ini membuat kita tidak benar-benar hidup.

Bersyukur sebetulnya lebih daripada sekedar menerima apa yang diberikan hidup kepada kita,benar-benar menghargainya,menikmati setiap detail bagian-bagiannya,tidak ingin kehilangan sekejap pun.

Bersyukur adalah mengaktifkan setiap bagian dari panca indera kita untuk menikmati segala sesuatu.

Analoginya seperti syukurnya orang yang rumahnya sedang ‘dibedah,’minum kopi, mendengar pengajian.

”Untuk bisa bersyukur,kita memang harus meluangkan waktu untuk menikmati dan hanya nmenikmati tanpa melakukan pekerjaan apapun.Dengan demikian,apa pun yang kita lakuakn akan terasa penuh,danhidup akan jauh lebih indah”

SYUKUR:Menjelajahi semua potensi Anda:

Ketika meninggal dunia nanti,inginkah Anda bisa mengatakan, “Ya Allah,apa pun yang Engkau anugerahkan kepadaku sudah kumanfaatkan semaksimal mungkin.Tidak sedikit pun potensi yang Kau berikan yang tersia-sia.”

Bersyukur adalah memanfaatkan semua potensi,semua kemampuan,semua bakat yang diberikan oleh Allah kepada kita dengan semaksimal mungkin.

Contoh:punya komputer dan hand phone.

Banyak diantara kita yang tidak memanfaatkan sepenuhnya apa yang telah dianugerahkan Allah kepada kita.Ini karena paradigma yang memunculkan batas tegas antara pekerjaan dan hobi.

Apa yang kita sukai,bakat,dan kemampuan kita sebenarnya adalah sebuah sinyal dari Allah bahwa kita pasti dapat mewujudkan.mari kita syukuri semua keinginan kita karena hal itu menjadi sebuah petunjuk yang sangat jelas bahwa bidang tersebut adalah untuk kita.Bahwa kita memiliki potensi untuk bisa berhasil dalam bidang tersebut.

“Banyak yang yakin bahwa sepasang insan tetap saling mencintai karena cocok,atau karena mereka tetap saling memesona,karena kebaikannya,karena keberuntungan…..Sejatinya,adalah saling memaafkan dan senantiasa bersyukur”

Orang yang bersyukur adalah orang yang mau menjelajahi semua potensi yang diberikan Allah.yang pasti,tidak ada orang yang lahir kedunia ini tanpa memiliki potensi apapun.Bahkan seorang anak yang dilahirkan cacat pun membawa potensi yang mengagumkan apabila kita mengetahui dan mengembangkannya.
Contoh Hee Ah Lee yang menderita lobstere claw syndrome (pemain piano terkemuka di dunia).Jumlah jarinya hanya empat,kedua kakinyapun hanya sebatas lutut,Namun ia dapat menjadi pemain piano terkemuka di dunia. Ia pernah bermain dengan Richard clay derman di gedung putih pada 2005.

Yang menarik,Ibunya tak pernah menyesali kelahiran anaknya.Ia bahkan menamai anaknya dengan Hee ah lee.Hee dalam bahasa korea berarti kebahagiaan,ah adalah pohon tunas yang terus tumbuh,dan Lee adalah nama keluarga.
Ketika melahirkan Ah Lee yang cacat Ibunya berkata:”Saya melahirkan seorang bayi perempuan yang cantik.wajahnya mirip rembulan.jemarinya tangannya yang hanya empat serupa kuncup bunga tulip.”

”Syukur sebenarnya bukanlah sekedar menerima apa yang diberikan hidup kepada kita,tetapi juga menikmati dan menjelajahi”

Bukankah selalu ada maksud Allah dibalik segala sesuatu?

Tulisan ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s